Sore itu, menjelang adzan maghrib abis dari tempat kerja aku langsung mandi. Seharian itu aku memang tak seperti biasanya, hari itu aku begitu betah di tempat kerja. Padahal malam sebelumnya aku juga begadang sampe larut malam bwat nyelesain tugas makalah salah satu mata kuliahku.
Abis sholat maghrib sebenarnya perutku dah ga’ bisa diajak kompromi bwt menunda sejenak schedulle bwt dinner. Tapi melihat jarum panjang jam tanganku yang menunjuk angka 5 dan jarum pendek di pertengahan angka 6 dan 7, aku urungkan niatku tersebut bwt bergegas ke kampus. Setelah lingak-linguk seantero kamarku tuk pastikan ga’ ada requirement yang ketinggalan, bergegaslah ku segera ke kampus.
Memasuki pintu masuk jurusan kulihat beberapa temanku dah pada kongkow2 di depan pintu. Ternyata dosenku emang lum datang. Sejurus kemudian kayak dpat membaca pikiranku, si Angga mengajakku makan. Tanpa pikir panjang segera ku ambil motorku dan beberapa detik setelahnya aku dan Angga dah di angkringan yang terletak tepat sebelah kiri pintu masuk utama RSUP dr. Sardjito dan sebelah kanan pintu masuk fakultas. Di tengah hilir mudik aktifitas para pegiat kesehatan petang itu aku dengan cepat melahap 2 bungkus nasi kucing, 2 gorengan dan segelas “es coklat”. Temanku menghabiskan sebungkus nasi kucing, 1 gorengan, sebatang jarum filter dan segelas “es coklat”.
(to be continue)